img20160925154949img20160925155451 img20160925152146“Belajar tidak dibatasi oleh ruang dan waktu, setiap saat kita dapat belajar”. Kalimat inilah yang tepat yang telah digunakan dan dilakukan oleh Jemaat Mawarsaron Gonohop demi mencapai apa yang telah menjadi Visi dan Misi Gereja tahun 2026.

Berbagai kegiatan yang menunjang pertumbuhan jemaat telah dan sedang dilakukan, dan salah satunya adalah Kursus Bahasa Inggris bagi Anak-anak Sekolah Minggu. Kegiatan ini dilaksanakan 2 minggu sekali yang dihadiri sekitar 35 orang setiap pertemuannya. Dan yang menjadi instrukturnya adalah Ibu Christin J Wori yang juga adalah guru Bahasa Inggris dibeberapa sekolah.

Bahasa Inggris adalah bahasa Internasional yang masa kini telah banyak digunakan dalam berbagai aspek hidup, dan penting bagi anak-anak yang merupakan generasi penerus untuk menguasainya. Sebagian orang mungkin akan berpikir bahwa pekerjaan ini membutuhkan waktu yang panjang, namun perlu kita ketahui bahwa suatu pekerjaan tidak akan selesai jika kita tidak pernah memulainya. Dan Jemaat telah berpikir dan memulai pekerjaan itu.

img20160925154949Melihat antusias dan semangat anak-anak untuk belajar membuat kami terkesan, bahkan walau ditengah derasnya hujan, anak-anak tetap berusaha hadir tepat waktu. Ini menandakan bahwa mereka pun merasakan pentingnya pendidikan itu.  Untuk itu dibutuhkan motivasi dan dukungan dari para orang tua agar kegiatan ini dapat terus berjalan, sehingga apa yang menjadi Visi dan Misi Gereja pun dapat terwujud.

Begitupun yang diungkapkan oleh Ferdinand Hutabarat dalam sosial medianya bahwa “Pelayanan kepada anak-anak tidak dapat dianggap remeh. Banyak Gereja yang mengganggap itu tidak penting, sehingga kurang mendapat perhatian utama. Bahkan tidak sedikit orangtua yang kurang mendorong anak-anak untuk hadir. Padahal ada banyak permasalahan “kepribadian” remaja dan pemuda saat ini diakibatkan pelayanan kepada anak-anak yang kurang baik”.

img20160925155359Ibu Cristina J Wori selaku instruktur pun mengakui  bahwa kegiatan ini membutuhkan kerjasama yang baik, antara anak-anak, orang tua juga jemaat secara umumnya, karena tanpa kerja sama yang baik, pekerjaan yang besar ini tak akan berjalan.