Sebagai langkah awal kreativitas remaja GKLB Mawar Saron, kami mencoba membuat sebuah film pendek. Film yang kami buat ini sebenarnya dibuat sebagai alternatif persembahan pujian di HUT ke-90 Jemaat Mawar Saron.  Namun melihat peluang yang ada, pada kesempatan kali ini kami mencoba mempersembahkan yang berbeda dari biasanya. Penampilan yang belum pernah ditampilkan di jemaat kami.

Agar pesan dari film pendek ini lebih meluas lagi, melewati dinding gereja kami, dan menembus batas-batas provinsi dan negara, maka film pendek ini sudah kami upload ke youtube.

Melihat pergumulan yang nyata kami alami dalam kehidupan sehari-hari, maka kami memutuskan untuk mengangkat judul: “Jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu!” Judul ini langsung diambil dari kitab Ulangan 5:20.

Saksi dusta akan membuat orang (korban) mengalami beban yang berat dan sangat menyakitkan hati. Dalam film ini, Yana sebagai bintang utama, menjadi korban saksi dusta dari teman-teman dekatnya sendiri. Perkataan-perkataan yang tidak benar selalu ia dengar dari para sahabatnya. Akibatnya, karena ia merasa tidak tahan lagi akan perlakuan teman-temannya. Ia pun merasa tidak memiliki arti hidup. Ia memutuskan untuk bunuh diri dengan cara memotong urat nadinya.

Bagaimanakah kisah akhirnya? Apakah perbuatan teman-teman Yana dapat dimaafkan? Silahkan saksikan film pendek ini sampai selesai. Semoga dapat menjadi berkat bagi siapa saja. TYM. Oh ya, setelah menonton film singkat ini, apakah kamu akan tetap bersaksi dusta tentang sesamamu? (f/r)