Program

Satu Kali Untuk Selamanya

Pada hari minggu, 21 Agustus 2016 adalah ibadah umum yang dirangkaikan dengan Sakramen Baptisan Kudus. Ibadah ini dihadiri oleh seluruh jemaat Mawarsaron Gonohop juga beberapa orang yang berasal dari jemaat yang lain yang juga sebagai saksi baptisan. Ada 6 keluarga yang membawa anaknya untuk dibaptis pada saat itu, yaitu:

  1. Kel. Moni hartensi Pinaling – Alulu ==> Felicya Angelista Pinaling
  2. Kel. Yulianto Makahaube – Muslan ==> Cristel Ceris Makahaube
  3. Kel. Herman Lamaya – Badoa ==> Herlina Lamaya
  4. Kel. Theodorus Lampapong – Bungaalus ==> Devi Frianca Lampapong
  5. Kel. Demas Landewang  – Hataa ==> Lisya Margaret Landewang
  6. Kel. Agusran Maewu – Sindali ==> Rezza Erlangga Maewu

Sebelum sakramen baptisan dilaksanakan, pendeta menjelaskan makna dan arti baptisan. Baptisan dilakukan dalam nama Bapa, Anak, dan Roh Kudus. Dan Pdt. Alexander Robert Sitaniapessy yang saat itu memimpin ibadah juga menegaskan bahwa “Baptisan hanya dilakukan satu kali untuk selamanya, dan tidak boleh ada permintaan baptisan untuk kedua kalinya”.IMG20160821090156
Kis. 22: 6-16 menjadi pokok khotbah pada saat itu, yang mengajarkan kepada jemaat bahwa dalam melaksanakan Baptisan, kita menyucikan diri daIMG20160821090439n terbebas dari gangguan kegelapan. Ada kesukaan yang akan terjadi dalam diri orang yang mau memberi diri untuk dibaptis. Dan bagi saksi juga orang tua, ada tanggung jawab yang besar dalam mendidik dan membesarkan anak-anak baik dalam pertumbuhan jasmani maupun pertumbuhan rohani.
Sakramen baptisan kudus sangat penting bagi kita, untuk itu jangan pernah ragu membawa anak-anakmu dibaptis, karena Tuhan berkata “ Berilah dirimu dibaptis maka dosa-dosamu akan terhapuskan”, itulah kalimat mengakhiri khotbah pada saat itu. (r/t)

2 Comments

  1. ferdi

    Admin yg terkasih,
    tolong di tuliskan nama-nama semua yg dibaptiskn beserta keluarganya..

Leave a Reply

Theme by Anders Norén